Langsung ke konten utama

My_Blog


Tidak disangka dunia kepenulisan aku jamah juga. Meski cita-citaku bukan jadi penulis atau jurnalis. Dari iseng hingga menjadi hoby. Ternyata hoby itu mengantarku pada blogger. Semula karena banyak dukungan teman-teman dekat yang sempat mengintip aktifitasku menulis. Kata mereka daripada difolder berbingkai. Ada folder dalam folder. Lebih baik post kan saja di medsos. Tentunya melalui blogger. Sebenarnya rencana ngeblog sudah terfikirkan sejak lama. Tapi niatan untuk itu baru muncul 2015 ini. Aku cari tahu tentang blog melalui salah satu teman yang biasa memposting promo bisnisnya melalui blog. Katanya jika satu hari bisa mencapai seribu retting, maka cek dolar di ATM bergetar. Tapi tujuanku bukan untuk financial. Kemudian salah satu teman yang juga hoby menulis memberitahu beberapa blog yang termuat di majalah Aneka edisi 2011 sebagai referensi untuk ngeblog. Ada dua blog terbaik yang aku ingat dari majalah itu. Yang pertama karya Dadan Erlangga yaitu Ininyadadun dengan bahasa dan tulisan yang dikemas tegas namun tetap catchy. Dia banyak menulis tentang kritikan alam sekitar dengan kritis dan mudah dicerna. Tulisan-tulisannya sempat dimuat disebuah website, lalu dijadikan judul buku ‘Kupu-Kupu didalam Perutku’. Blog ini recommended untuk seorang yang suka menulis karena kontennya inspiratif.  Kemudian yang kedua dari majalah tersebut adalah milik Gemmy, gadis asal Nanga Pinoh Kalimantan Barat. Dengan blognya hi-ghost. Terkesan seram memang, tapi bukan mitos atau horror yang dia sajikan, melainkan short stories dan diary. Meskipun didominasi dengan segala curhatannya, tapi gaya bahasanya seru dan tidak bertele-tele. Dan kalau untuk masalah penampilan, blog ini termasuk memiliki visualisasi yang bagus dan pandai memilih foto untuk dipost dalam blognya. Tidak cukup dengan itu, informasi mengenai blog masih aku incar. Kali ini termasuk blog berkualitas dari beberapa situs.  Yang salah satunya milik Manggi Tiojakin dalam blognya Fiksi Lotus. Dia banyak menuang tentang dunia kepenulisan, selain tulisan fiksinya yang dia posting. Motivasi menulis sekaligus kritisi dari beberapa penulis dunia, yang dia jadikan referensi menulis juga. Salah satunya penulis Italo Calvino, yang dalam penerapannya, dia selalu merevisi setiap tulisan yang belum sistematis menurutnya. Seperti bukunya yang pernah diterjemahkan yaitu ‘Invisible Cities’ dan ‘cosmicomics’. Serta masih banyak lagi yang tidak aku sebutkan. Bisa dibilang Fiksi Lotus oase bagi penggemar karya tulis dunia. Kemudian Kuala Kuali karya Nirwan Dewanto. Penerima Khatulistiwa Literary Award (KLA) tahun 2008. Karena konten yang selalu unik, orisinil dan baru, blog ini menjadi lebih menarik untuk dikunjungi. Kebanyakan postingannya adalah Aforisme, Berita, dan Eksperimental. Ada juga kumpulan puisi yang dia unggah yaitu ‘Jantung Lebah Ratu’. Tak hanya itu, katalog pameran juga di postingnya. Semua menandakan bahwa dalam membuat Blog juga butuh kreatifitas. Bukan hanya menyimpan karya pribadi tapi juga penyaluran wawasan. Dan itu yang belum dapat aku kuasai.
          Sepertinya beberapa informasi kali ini cukup untuk menambah pengetahuan kita tentang blog, atau penyemangat untuk berkarya dimedia sosial. Meski aku belum mampu mencapai maksimal seperti mereka, namun usahaku untuk belajar melalui mereka sedikit menghasilkan. Aku sangat menyadari bahwa blog yang ku buat masih sederhana, baik template maupun isinya. Aku berusaha menampilkan yang terbaik sesuai dengan kemampuanku. Mencoba untuk menantang diri sendiri agar menghasilkan karya yang unik atau menarik, yang bahkan terkadang berada diluar kemampuanku. Minimal dalam tulisan ada nilai edukatif ataupun informasi. Dan aku tahu bahwa tingkat kemampuanku masih minim. Terlebih aku belum dapat menentukan fokus kepenulisan. Akan aku bawa pada fiksi, atau non fiksi. Belum terfikirkan sama sekali. Itu sebabnya, dengan belajar pada banyak blogging atau penulis handal, melalui karya mereka lah aku bisa sedikit membangkitkan variasi. Karena semua masih dalam proses belajar memanjakan pembaca, menampilkan suatu karya.
Seperti itulah awal mula aku menjelajahi dunia blogging yang aku beri alamat serataksara.blogspot.com.

Komentar

Unknown mengatakan…
Dengan banyak ngebaca buku apapun itu,novel,majalah,dsb itu menurut gue sih bikin loe makin maju lancar ya dalam menulis...
Dan,jangan berhenti sampe disini...
Loe bisa banged sobat...
Semangat aja terus...
Siapa tau aja lama kelamaan ATM loe beneran bergetar...
Hahahaaa
Indah Puji mengatakan…
ahahahahahaha......... makasih motivasinya sobat,, siapa lagi aku belajar kalo gak dari kamu bu.. huidiiiihhh. iya sih emang bener bu. Banyak membaca. Udah itu kuncinya. Apa aja. Banyak tanya, banyak diskusi, banyak pendapat banyak kritikan. Pokoknya semua yang mendukung peningkatan deh. Termasuk masukan dari kamu bu,, ndukung banget.... hehehe,, tengkyu deh bu sekali lagi.

Postingan populer dari blog ini

Kondisi Literasi

Menurut data OECD budaya membaca masyarakat Indonesia adalah terendah. Kemudian UNESCO melakukan penelitian pada anak-anak diseluruh negara, tentang rata-rata membaca anak disetiap tahunnya adalah, contoh beberapa. Eropa rata-rata 25 buku Jepang rata-rata 15-17 buku Singapore rata-rata15-17 buku Indonesia rata-rata 0 buku. Kemudian untuk tingkat SMA dinegara-negara maju, siswa tingkat SMA di wajibkan membaca buku-buku sastra. Tidak dengan Indonesia kecuali sekolah elite swasta. Kata Taufik Ismail ini TRAGEDI. Tragedi yang sudah berlangsung selama 63tahun lebih. Tragedi NOL MEMBACA. "Memunggungi buku begitu lama berarti memunggungi hampir semua khazanah kehidupan" -Sebuah bangsa besar tanpa adanya tradisi literasi hanya akan menjadi bangsa kelas teri. Perundung, pemaki, mudah diprovokasi, tanpa keluasan hati dan imajinasi. #Dinukil_dari_pidato_Duta_Baca_Indonesia

💞 Mimpi 💕

          Aku tahu rasanya hutang budi. Akan ada orang yang tidak percaya wanita liar sepertiku terjerat hutang budi.   Hendar orangnya. Lelaki berutal yang   pekerjaannya membebaskan diri dari kerumitan.   Persis sepertiku. Apa yang bisa didapat darinya kecuali kesenangan? Banyak orang bilang dia tidak punya masa depan. Apa namanya jika bukan berutal?. Oh tapi tidak. Dia tidak seberutal suamiku. Aku tahu jelas sekejam apa suamiku memisahkan aku dengan keluarga dan kekasihku. Hendar. Seandainya, tulang belakang ayahku tidak patah, tidak akan dibawa ke Rumah Sakit biadab, milik orang-orang laknat itu.   Seandainya perjanjian ini tidak bermaterai, aku tidak akan tersentuh kekejian. Namun sudahlah! Aku rela dijual demi kesehatannya kembali. Ibuku tidak juga bisa berkutik. Semua hanya demi Ayah.           Diwilayah ini aku sudah bukan yang dulu lagi. Bahkan jika Hendar tah...

BONAMAR

                        BONAMAR         Terdengar suara khas di bibir lelaki berkumis tebal, wajah tirus dan tubuh ceking. Lengkingan siul mengikuti tempo koplo dari soundsystem bututnya. Siulan Bonamar. Ya. Siulan merdu yang malah menyakiti telinga istrinya. Semakin lama semakin memanggil amarah wanita bernama Surkanti.           "Mau sampai kapan Abang begini?" Ketusnya mematikan musik. Asap kopi menguar segar dari cangkir yang dibawanya. Diletakkan kopi itu dengan ekspresi senewen.             "Sampai jengger dapat jodoh. Ya....ya? Kurrrr kurrr kurrrr. Makan yang banyak. Ayo". Bonamar memang tak tahu diri. Terlalu lama Anggur-angguran. Kecintaannya pada Jengger, ayam jantan itu membuatnya lupa tanggungan.             "Bapak......uang saku!". Pinta anaknya yang baru kelas Enam SD.           ...